Realme Smart TV

Ulasan Realme Smart TV 4K 50″ Masih OK setelah 1 tahun pemakaian?

Realme Smart TV 4K telah resmi hadir di Tanah Air sejak Agustus 2022 dengan menghadirkan berbagai fungsi pintar melalui sistem operasi Android TV.

Kami juga sempat mencobanya dan melihat langsung apa yang bisa dilakukan oleh smart TV realme.

Setelah hampir setahun sejak diluncurkan, Smart TV 4K Realme masih berfungsi dengan baik atau ada perubahan? Apakah ada penurunan kinerja atau fungsi yang tidak sesuai lagi?

Jika Anda penasaran, inilah pengalaman saya menggunakan Realme Smart TV 4K, menggunakannya setiap hari setelah hampir satu tahun sejauh ini.

Gambar masih tajam untuk menonton film
Resolusi 4K di layar 50 inci membuat TV pintar ini terasa lebih andal. Memang benar bahwa rata-rata konten akhir-akhir ini sering macet di Full HD 1080p, tetapi dukungan 4K memungkinkan saya melihat kualitas yang lebih baik saat opsi itu tersedia.

Gambar yang masih tajam dan berwarna cerah tentunya menawarkan pengalaman visual yang lebih keren saat digunakan untuk menonton film. Aplikasi Netflix, Prime Vide, dan Disney+ juga tersedia sebagai standar di samping YouTube, memberi saya perasaan seperti memiliki bioskop kecil di rumah.

Realme Smart TV 4K – 11

Hanya saja Anda perlu sedikit berhati-hati dalam menggunakan kuota internet saat menggunakan mode kualitas otomatis, karena video resolusi 4K memakan data yang cukup banyak. Makanya saya sering mengatur kualitas video secara manual, untuk jaga-jaga. Juga, 1080p biasanya cukup untuk memberikan gambar yang tajam.

Speaker bawaan Realme Smart TV 4K juga cukup memadai, yang akan cukup untuk kebanyakan orang. Saya jarang menggunakan volume di atas 60% saat menonton film karena biasanya sangat keras dan lebih sering di kisaran 20% ketika hanya menonton saluran TV nasional atau YouTube.

Tentu saja diagonal layar hingga 50 inci dengan resolusi 4K sudah sangat memadai untuk bisa menikmati konten terbaru. Ukuran panel yang besar juga memudahkan saya menonton film dari semua sisi dengan nyaman, karena gambarnya masih terlihat optimal. Sejauh ini reproduksi warna masih sama seperti saat pertama kali mendapatkan smart TV ini.

Sudah mendukung TV digital

Pemerintah saat ini sedang dalam proses mengubah saluran TV analog ke digital secara perlahan, dan nantinya sinyal analog akan dimatikan. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri menyambut saluran digital jika ingin terus menikmati saluran TV nasional.

Pemerintah juga mengimbau pengguna TV lama untuk membeli dekoder agar bisa menikmati saluran TV digital. Untungnya, 4K ini tidak lagi memerlukan perangkat terpisah karena dukungan sudah tersedia secara default.

Saluran digital Realme Smart TV 4K

Cukup pilih menu DVB-T/T2 dan cari saluran yang tersedia. Namun antena UHF tetap diperlukan untuk dapat menerima sinyal digital. Saya sendiri menggunakan antena UHF lama yang dulunya digunakan untuk menangkap sinyal analog, jadi tidak ada perubahan pada halaman ini.

Kualitas gambar yang saya lihat dari saluran digital sejauh ini telah mencapai Full HD di News One HD, Net.HD dan lainnya. Hasilnya jauh lebih jelas, meskipun saya menerima banyak semut ketika saya beralih ke input analog.

Android TV selalu dapat diandalkan

Realme Smart TV 4K menjalankan sistem operasi Android TV yang didukung oleh ekosistem Google dari Play Store untuk menginstal aplikasi, Chromecast built-in, Google Assistant dan banyak lagi.

Hingga tulisan ini dibuat, Smart TV ini yang saya miliki menjalankan Android TV versi 10 dengan build QTG3.200617.002 yang dikirimkan pada Januari 2022, sehingga dapat dikatakan masih mendapatkan pembaruan hingga saat ini.

Alih-alih OS Android modded yang sering ditemukan di TV “Android” murah yang banyak beredar di pasaran, kehadiran OS Android TV secara khusus memberikan dukungan yang jauh lebih baik karena dikustomisasi untuk TV.

Realme Smart TV 4K – 14

Apalagi soal aplikasi yang bisa disandingkan, apapun yang tersedia di Google Play Store saat mengakses Smart TV 4K sudah pasti didukung, jadi Anda tidak perlu khawatir dengan kompatibilitasnya baik itu aplikasi hiburan maupun game. .

Antarmukanya juga mudah dinavigasi karena menampilkan thumbnail dan ikon besar. Selain itu, streaming dari ponsel Android ke Realme Smart TV 4K lebih mudah berkat dukungan Chromecast langsung.

Google Assistant juga sedikit membantu ketika saya malas untuk mengambil remote control, karena bisa langsung mengubah volume, mengganti saluran, atau membuka aplikasi melalui perintah suara. Menurut saya, kehadiran sistem operasi Android TV menjadi salah satu faktor penting mengapa saya merasa cukup nyaman dengan Realme 4K Smart TV.

Terjadi kesalahan kecil

Sayangnya, seperti kebanyakan perangkat pintar, Realme Smart TV 4K tidak lepas dari masalah kinerja setelah digunakan dalam waktu lama. Salah satunya adalah soal performa, yang menurut saya kurang responsif pada penggunaan pertama.

Entah itu karena pembaruan OS atau yang lainnya, terkadang ada penundaan saat membuka aplikasi sebelum saya dapat memindahkan kursor atau membuka konten. Di Netflix, misalnya, pin sebenarnya ditekan beberapa kali karena saya memasukkan angka terlalu cepat.

Selain itu, saya juga mengalami masalah input di mana Realme Smart TV 4K tidak ingin menampilkan gambar sama sekali, baik itu YouTube, Netflix, HDMI, atau bahkan TV biasa. Akibatnya, saya harus me-reboot sepenuhnya dengan mencabut kabel daya agar berfungsi normal kembali karena menekan tombol OFF tidak berpengaruh.

Dua hal ini menjadi kendala yang pernah saya temui saat menggunakan 4K Realme Smart TV. Ini agak mengganggu, tetapi itu tidak sering terjadi, jadi saya bisa mengabaikannya. Untungnya tidak ada masalah lain yang saya hadapi dalam kehidupan sehari-hari saya.

Secara keseluruhan, pengalaman saya menggunakan Realme Smart TV 4K sangat positif. Dukungan Android TV dan layar 4K berukuran 50 inci menjadi kelebihan utama yang membuat saya betah menggunakannya. Beberapa masalah yang saya temui masih normal untuk perangkat pintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *